Tolong Pak Gubernur Lampung, Pak Plt. Bupati Lamsel, Selain Fokus Dengan Pandemi Covid 19, Perhatikan Juga Dong Harga Jagung Kasihan Petaninya!!

0
362

Lampung Selatan (BK) – Petani jagung di kecamatan seragi mengeluh, pasalnya saat ini harga jagung turun drastis, diduga pengaruh akibat dampak pandemi Covid-19.

Turunnya harga Palawija jenis jagung sungguh sangat di sayangkan , karena jagung salah satunya komoditas tanaman utama di Indonesia, khususnya kebutuhan pakan ternak yang harus di utamakan atau di prioritaskan. Dan bila dibiarkan, bukan tidak mungkin kedepannya akan terus anjlok.

Melemahnya harga Jagung dirasakan betul oleh salah satu pengepul Seperti Sukarno(42), Kamis(16/4/20),  yang tinggal di Desa Mandala, Kecamatan Sragi, Lamsel. Dirinya mengaku, harga Jagung anjlok telah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

Baca Juga  DPRD Tanggamus Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bupati Tahun 2019..!!

“Harga jagung yang tadinya 2500 per Kilo yang masih basah, sekarang menjadi
2000 Rupiah. Saya berharap kepada pihak pemerintah yang terkait, agar harga jagung bisa stabil lagi dan minta di perhatikan.”kata Sukarno.

Apa yang dikeluhkan Sukarno, diamini pula oleh  Agus (40) yang merupakan Petani Jagung di desa marga jasa kecamatan Sragi. Pada Beritakharisma.com Agus mengaku, bila harga jual Jagung tidak sebanding dengan harga bibitnya.

“Harga jagung murah Mas, tidak sesuai dengan pembelian bibit dan obat obatan nya yang sangat mahal. Harapan kami sebagai petani jagung, gimana caranya agar harga bisa naik sesuai dengan pengeluaran bibit dan obat obatan.”ujar Agus yang juga berharap, agar Pemda Lamsel perhatikan pula nasib mereka, meski Covid 19 tengah melanda.

Baca Juga  Dapatkan Bantuan Dari Gubernur lampung Melalui PD IWO Pesibar, Surisno Merasa Bersyukur Dan Ucapkan Termikasih!!

Penulis: Iwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here