Pandemi Covid 19 Di Kota Metro Lampung Kembali Memakan Korban Jiwa..!!

0
461

METRO (BK) – Pandemi Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) di Kota Metro kembali menelan korban jiwa. Setelah pasien 09, kini giliran pasien nomor urut 19 meninggal dunia. Pasien dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Kota Metro. Pasien yang sebelumnya menderita sakit strok dan meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Ahmad Yani sekitar pukul 21.15 WIB, Selasa, 15 September 2020.
Diketahui pasien merupakan warga Kecamatan Metro Pusat yang berinisial J berusia 51 tahun.

Sementra Wali Kota Metro Achmad Pairin saat tanya para awak media membenarkan hal tersebut. “Untuk riwayat pasien, diduga terpapar Covid-19 dari keluarganya yang menengok pasien. Karena diketahui pasien tersebut telah menderita sakit strok selama 1 bulan yang lalu. Saudaranya ini yang dari Jakarta ini pulang, membesuk pasien. Diduga pasien ini terpapar dari keluarganya,” kata A. Pairin Rabu, 16 September 2020.

Baca Juga  Pemkot Metro Lantik 31 Kepala Sekolah Tingkat TK, SD dan SMP

Dia menambahkan, tim medis akan melakukan tracking ke sejumlah kerabat pasien yang telah melakukan kontak langsung dengan pasien.

“Nah nanti tim medis yang akan melakukan tracking ke siapa-siapa saja yang kontak langsung dengan pasien,” tambahnya.

Sementara itu, Penjabat Sekda Kota Metro yang juga Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota, Misnan, menjelaskan, untuk saat ini jenazah telah dimakamkan oleh tim pemakaman Covid-19. Yakni terdiri dari 8 orang Dari Dinas PKP, 5 orang Sat Pol PP/Damkar, dan 2 orang anggota Polres Kota Metro.

Baca Juga  Pedagang Toko Dan Kaki Lima Yang Biasa Berjualan Di Sekitar Kawasan Shoping Kota Metro Demo Di DPRD, Ini Masalahnya..!!

“Proses pemakaman jenazah juga dilakukan dengan protokol Covid-19. Jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Khusus Jenazah Covid-19 di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan,” kata dia.

Dia menambahkan, untuk proses dan tempat pemakaman keluarga penyerahkan ke pemerintah. Sehingga proses pemakaman dilakukan di tempat pemakaman khusus jenazah Covid-19 di Karangrejo.

“Untuk proses pemakaman dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB hingga selesai pukul 02.00 WIB. Proses pemulasaran jenazah dilakukan dengan protokol Covid-19,” tambahnya.

Oleh: E. Wahyu/rls.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here