Nama Baik Bupati Tulang Bawang Dipertaruhkan Dinas PU Untuk Menjawab Masalah, Salahsatunya Dalam Proses Pembangunan Icon Tugu Terminal Menggala Yang Tak Selesai Di Tahun 2019..!!

0
653

Tulang Bawang (BK) – Niat Baik Kepala Daerah, seperti Gubernur maupun Bupati/Walikota dalam melakukan perubahan disegi aspek pembangunan SDM maupun Inspratruktur di wilayahnya, kerab dijadikan aji mumpung oleh oknum yang dipercayainya, termasuk oknum oknum yang diberikan kuasa seperti Jabatan Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala Seksi, pun jabatan strategis lain dalam proses teknis melakukan eksekusi pembangunannya.

Kabupaten Tulang Bawang Lampung misalnya, pembangunan Ala Bupati Tulang Bawang Hj.Winarti,SE.,MH mempunyai konsep jitu, untuk mempercantik Kabupatennya (Segi Pembangunan Inspratruktur) di setiap titik yang ada di Kabupaten Tulang Bawang, contoh seperti pembanguanan Tugu yang ada di Terminal Menggala, salah satu contoh play projek yang awalnya Tugu Garuda yang akan di sulap menjadi Icon baru.

Lalu Taman Tugu Ikan Jelabat yang berlokasi Pasar Lama Kota Menggala, kemudian Tugu Simpang Penawar yang juga dibuat icon Kabupaten Tulang Bawang, dan masih banyak lagi play projek lainnya ke depan, sebagai wacana Bupati Tulang Bawang untuk mempercantik Kabupatennya, dengan tujuan salahsatunya agar para pengguna jalan tidak jenuh dan dapat menikmati perjalanan mereka saat melintasi lokasi tersebut.

Ahh…namun sayang, dalam proses salah satu pembanguanan, tepatnya satu Tugu Icon di Terminal Daearah Menggala misalnya, awalnya saja sudah ada masalah, walhasil kesan terburu buru, gegabah dan tidak profesional tampak nyata terlihat. Bagai mana mungkin bila membangun dilahan Milik Pribadi, bukan lahan Hibah atau milik Pemkab Tulang Bawang, Ganti Rugi pastinya kan..?.

Sementara Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Tulang Bawang terkesan Buang Badan, seolah tidak memiliki Jawaban untuk menjelaskan pembangunan yang diamanatkan oleh Sang Srikandinya tersebut..!!. Bila warga atau publik bertanya dan kemudian menyimpulkannya sepihak dengan tanggapan Negatif, Siapa kira kira yang akan dibuat Malu atas kecerobohan itu?

Harry Oktavia, SH selaku Sekretaris LSM Forkorindo saat di mintai tanggapannya pada, Rabu(29/07/2020) menjawab, bila dirinya sangat mengapresiasi antusias Bupati Winarti untuk kemajuan Kabupaten tersebut, namun dirinya mengaku sering membaca berita tentang yang ada di titik pembangunan Icon, sering ada berita Polemik didalamnya, seperti berita tentang sengketa Tugu Terminal Menggala, kemudian lanjut Harry, yang hangat berita polemik tentang Tugu simpang penawar, yang menurutnya terkesan serba gegabah di lakukan pihak PU Kabupaten Tulang Bawang.

Baca Juga  Polemik Proyek Simpang Penawar Tuba Dibahas Dalam Tolkshow D'GAS, Sayang Pihak Dinas PU Yang Diundang Tak Hadir, Wah Aneh Ada Apa..??

“Saya sangat mendukung apa yang sudah di konsep bupati winarti sangat Elegan, sangat banyak play project wacana yang akan di buat untuk mempercantik Kabupaten Tulang Bawang, namun ada polemik yang saya baca di beberapa berita, seperti pembangunan Icon terminal menggala Tugu Garuda, yang dimana sempat heboh diklaim dari pihak pemilik lahan, hingga sempat pembangunannya di Stop dan di pagar bambu dan entah gimana itu.” ungkap Harry.

Tidak berhenti disitu kata Harry lagi, baru-baru ini timbul juga perseteruan saat proses pembangunan Tugu Simpang Penawar. “Yang munculnya dari rekanan dan oleh dinas PU, kan kalau begitu terus sangat terkesan gegabah, apa yang di lakukan pihak dinas PU, ya cuma itu sudah menjadi pilihan Bupati yang memiliki wewenang untuk segera ambil tindakan tegas.” Cetus Harry.

Selain itu, Harry juga menambahkan, menurutnya keinginan besar Bupati merupakan tantangan bagi Dinas PU, dikarenakan mercusuar pembangunan fisik Kabupaten ada di tangan mereka(Dinas PU), mengingat masa jabatan Bupati terbatas, jika sampai tidak terealisasi, di khawatirkan hanya menjadi wacana yang berujung terkendala oleh waktu. Belum lagi timbul kritikan atau tuntutan publik dikemudian hari.

“Inilah tantangan bagi dinas PU untuk mewujudkan harapan Bupati Tulang Bawang, jangan salah langkah dan lambat menyelesaikan masalah, karna mercusuar Kabupaten Tulang Bawang, ada pada Dinas tersebut, sedangkan masa jabatan Bupati ini kan sudah mau habis, terus gimana kalau belum pada selesai?, apa ujungnya bilang gak selesai karna waktu kurang lama!!!.” sindirnya.

Dinas PU menurut Harry terkadang selalu memudahkan setiap masalah dan terkadang sering tertutup akan informasi, seolah Publik tidak butuh jawaban dan klarifikasi dari Dinas PU. Seperti sebelumnya, Harry bersama Tim pernah memberikan undangan acara untuk berdialog dengan Dinas PU melalui Tolkshow dengan tujuan agar masyarakat faham akar masalahnya dimana?, namun Dinas PU tidak merespon atau memberikan jawaban secara jelas, bahkan pihak Harry sempat memundurkan acara, tapi faktanya dinas tersebut tidak merespon dan tetap tidak hadir, seolah ada hal yang tengah ditutupi.

Baca Juga  Pemkab Tulang Bawang Banyak Melakukan Pembangunan Di Tahun 2020, Terutama Bangunan Fisik..!!

“Kalau Dinas PU tampaknya sering, bila ada masalah tiba-tiba hilang, kemudian muncul lagi masalah baru, cuma tidak mau untuk klarifikasi, nah seperti acara Talk Show yang sempat diadakan dengan Tema Mengulas Polemik Tugu Simpang Penawar di Studio D’GAS beberapa hari yang lalu, cuma alasannya gak penah jelas, hingga acara tersebut di undur hingga Dua kali, cuma masih gak ada respon.” ujar
Harry, yang juga berharap kepada dinas PU agar selalu terbuka dalam setiap info apapun, karena dikhawatirkan jika sikap tertutupnya berlarut larut, publik akan bertanya-tanya, kemudian membuat ragu banyak kalangan dengan progress yang di harapkan Bupati, sehingga menurutnya jika progres tersebut tak mampu terselesaikan oleh waktu yang di tentukan, sama halnya membuat planning Bupati bisa menjadi wacana saja dengan Ending yang tidak berujung.

Dirinya juga berpendapat bilamana hal tersebut sampai terjadi, sama saja dengan Dinas PU tengah ber Uji Nyali seolah Bupati Tulang Bawang tidak berani menggantikan para pejabat di Dinas tersebut.

“Saya berharap kepada dinas PU janganlah selalu tertutup dalam soal konfirmasi terkait Polemik yang sering beredar, di karenakan banyak publik yang terkadang bertanya-tanya tentang setiap polemik yang ada, justru itu terkadang membuat banyak kalangan ragu dengan apa yang akan di bangun oleh Bupati Tulang Bawang yang terkesan pemborosan Anggaran dengan pembangunan yang sia sia”.

“Sehingga ujungnya terjadi ketidak sesuaian dengan harapan Bupati, sama saja planning Bupati hanya di jadikan sekedar wacana untuk mendokrak popularitas, nah disini kan yang di rugikan akhirnya nama baik Bupati yang terkesan ‘OMDO’ (Omong Doang) sama saja uji nyali bupati Hj.Winarti,SE.,MH yang di kira takut untuk menggantikan para pejabat di Dinas PU tersebut”. kata Harry menutup pembicaraan saat di konfirmasi.

Oleh: Rahmat/Tim MGG.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here