DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna Pembahasan Anggaran Perubahan Tahun 2020..!!

0
276

Kota Metro( BK) – DPRD Kota Metro gelar Rapat Paripurna Pembahasan Anggaran Perubahan, Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 pada, Kamis (03/09/2020).

Rapat Paripurna dihadiri oleh
Walikota metro, H.pairin, Ketua DPRD Kota Metro Tondy, wakil Ketua Ahmad kuseini, Kodim 0411/Lt, Letkol Inf. Andri Hadiyanto, Kapolres Metro, AKBP Retno Prihawati, Sekda metro Misnan, Anggota Fraksi DPRD dan berserta Jajaran Pemkot Metro.

Badan Anggaran DPRD kota metro, Hj.Ratmi Makarau menyampaikan, bila yang terdiri atas belanja tidak langsung dan belanja langsung mengalami kenaikan sebesar 5. 80080030 juta delapan ratus rp9.252 dari anggaran semula sebesar 1 triliun 9 miliar 500 satu juta enam ratus 8621.

mengalami kenaikan sebesar 20 miliar 263 juta rp476.890 dari Anggaran awal sebesar 405 miliar 780 juta rp805.517 menjadi 44 ratus 26 miliar 44 juta Rp282.047 atau 5%.

Belanja langsung terdiri atas belanja pegawai, barang dan jasa dan belanja modal. Mengalami penurunan sebesar 14 miliar 432 juta enam ratus enam puluh 7639 Rp98 dari anggaran semula sebesar 603 miliar 740 juta 800 146 Rp9 menjadi 589 miliar 300 8 + 135464,71 atau sebesar 2,4% dari keterangan di atas dapat dikatakan bahwa perkiraan struktur perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2020 mengalami defisit sebesar 101 m 200 200 11912666 35 miliar 200 280 rp1.211.939 dari anggaran semula sebesar 65 miliar 930 juta enam ratus sembilan puluh 9960 Rp5 atau sebesar 53,5%.

 

Pembiayaan daerah pembiayaan daerah yang terdiri atas penerimaan pembiayaan serta pengeluaran pembiayaan pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 mengalami kenaikan sebesar 381 juta dua ratus rp11 rp1.939 dari anggaran semula sebesar 65 miliar 930 juta rp669.965 menjadi 101 mili 211 juta 900 rp11.904 atau sebesar 53,5% dengan rincian sebagai berikut.

Baca Juga  DPRD Metro Gelar Paripurna HUT Ke-85 Kota Metro, Amrullah Pinta Walikota Metro Untuk Tidak Menggelar Kegiatan Festival BSW

Penerimaan pembiayaan atas sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya atau Simpan dengan dan penerimaan pembagi pemberian pinjaman mengalami kenaikan sebesar 38 miliar 281 juta dua ratus Rp11.939 dari anggaran sebelumnya 67 miliar 130000000 rp699.960 menjadi 106 miliar 211 juta 900 rp11.904 atau sebesar 56,4%.

pengeluaran pembiayaan terdiri atas penyertaan modal atau investasi daerah serta pembayaran pokok utang mengalami kenaikan 3 miliar, dari anggaran sebelumnya 2 miliar, menjadi 5 miliar.

“Sehingga dapat disimpulkan bahwa besarnya defisit yang dialami dapat ditutupi oleh sektor pembiayaan dengan adanya, pembahasan berupa perubahan anggaran, pendapatan dan belanja Daerah, seperti tersebut di atas maka perkiraan struktur perubahan anggaran belanja anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2020 adalah sebagaimana terlampir dan menjadi bagian tidak terpisahkan dalam laporan badan anggaran ini kesimpulan pembahasan kebijakan umum serta prioritas dan plafon anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tondy mengatakan, perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kota metro anggaran 2020 adalah hasil kerja antara komisi komisi DPRD kota metro, DPRD kota metro ,serta badan anggaran DPRD kota metro, bersama tim anggaran pemerintah daerah, serta organisasi, perangkat daerah kota metro dan telah dilaksanakan secara maksimal.

“Semoga semua yang kita lakukan ini memberikan manfaat bagi masyarakat atau yang kita cintai dan mendapatkan Ridho dari Allah subhanahu wa ta’ala Amin ya robbal alamin.,” Paparnya Ketua tondy.

Walikota metro, H.Ahmad Pairin menuturkan, masa pencapaian target tahun 2020 yang menjadi titik penting dalam penentuan keberhasilan pelaksanaan RPJMD kota, melalui proses difusi asistensi telah menyusun prioritas Prioritas pembangunan yang akan laksanakan pada tiga bulan terakhir di tahun 2020, berbagai saran dan pertimbangan regulasi pula yang pada akhirnya membawa kita kepada kebijakan Pimpinan dan anggota DPRD.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tahun 2020 merupakan tahun akhir efektif, saya bersama Pak Johan, di dalam memimpin di kota Metro, kami di jajaran eksekutif tentunya akan menggenjot pencapaian target RPJMD ,sebagai indikator keberhasilan masa kepemimpinan, dan untuk itu proses penyusunan kebijakan program kegiatan, serta anggaran perubahan ini perlu penyempurnaan, dari 3 pematangan, kembali di dalam tahapan, nota keuangan APBD perubahan tahun 2020, yang harus kita laksanakan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.”ujarnya.

Baca Juga  Komisi II DPRD Kota Metro, Guru Honorer di Kota Metro Selama Ini Belum Memiliki BPJS ketenagakerjaan

Selanjutnya Walikota mewakili jajaran eksekutif, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama, dalam melakukan pengawasan terhadap dokumen dan perubahan APBD 2020, ucapan terimaksih pula disampaikan atas seluruh anggota DPRD kota metro untuk menyempurnakan pelaksanaan pembangunan di tahun 2020 ini.

“Mari kita sama-sama bekerja lebih keras lagi untuk sampai kepada kesepakatan atas Raperda APBD perubahan tahun 2020, waktu yang cukup singkat akan kita maksimalkan melalui koordinasi dan komunikasi yang lebih efektif, saya mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah kota Metro untuk memantapkan kembali hasil kesepakatan dan PPS perubahan APBD Tahun Anggaran perubahan, dalam dokumen APBD perubahan tahun 2020.

“Kami mengucapkan terima kasih, terdapat hal-hal yang kurang berkenan di dalam penyampaian kami pada hari ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa melimpahkan rahmat kepada kita semua, dalam melaksanakan tugas mulia untuk kepentingan bangsa dan negara Amin ya robbal alamin Wassalamualaikum,” Ungkap H.Pairin.

Usai Rapat Paripurna, tahap selanjutnya adalah penandatanganan kesepakatan bersama KUAPPAS  perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

Oleh: E. Wahyu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here