Warga Dua Desa Di Kalianda Protes Pada Aparat Desa Tengkujuh, Terkait Pembangunan Dam Penampung Air

0
546

Lampung Selatan (BK) – Warga Desa Tengkujuh, dan Desa Pauh Tanjung Iman Ramai ramai datangi Dam penampungan Air yang berada Di Desa Tengkujuh, saat Camat Kalianda, Zaidan tengah mengecek Lokasi Pada, Kamis(16/4/20) yang sempat diprotes warga pada Awal Februari 2020 yang lalu.

Sejumlah Warga dari Dua Desa tersebut sebelumnya, sempat protes dan mempertanyakan kepada Aparat Desa Tengkujuh, terkait pembangunan Dam Penampungan Air itu. Pasalnya, sejak dibangun Dam, bukannya menambah lancar aliran air yang mengalir, namun justru malah menjadi keruh, sehingga sebagian warga Desa tidak bisa lagi memanfaatkannya untuk dikonsumsi.

Selain membuat air keruh, Pembangunan nya pun terkesan tertutup dan tidak melibatkan masyarakat. Baik dari Desa Tengkujuh, maupun Desa Pauh Tanjung Iman. Warga menilai, Kepala Desa Tengkujuh, harus bisa mempertanggungjawabkannya, dan bisa mengembalikan fungsi Air Dam seperti semula, agar warga Desa bisa memanfaatkannya kembali.

Dalom Mangku Bumi, salah satu tokoh adat di desa tersebut menjelaskan, bahwa sebelum dibangun Dam atau Bak penampung air, masyarakat sekitar dengan mudahnya mendapatkan air bersih.

Baca Juga  Kades Dan Jajaran Serta Warga Blambangan Kecamatan Penengahan Lamsel, Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

“Sebelum bangunan itu ada, warga dua desa ini sangat mudah mendapatkan air bersih, serta para petani juga tidak kesulitan air untuk mengaliri sawah milik para petani. Beberapa hal inilah yang membuat warga melakukan aksi protes,” tegas Dalom Mangku Bumi kepada Beritakharisma.com Kamis (16/4/2020).

Terlihat, bangunan yang digagas aparat Desa Tengkujuh pada tahun 2019 itu, anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD).

Masih di tempat yang sama, salah satu warga masyarakat Desa meminta, instansi terkait agar cepat tanggap dalam hal ini.

“Tidak sedikit menghabiskan anggaran, maunya kepala desa melibatkan masyarakat untuk musyawarah, maka dari ini kami berharap kepada instansi terkait agar cepat tanggap,” protes  salah seorang warga yang turut menyaksikan kehadiran Camat Kalianda dilokasi Dam.

Sementara itu, Dikutip dari dinding facebook milik Camat Kalianda, Zaidan yang menggunggah foto-foto milik desa Tengkujuh tersebut sempat menulis kalimat “oh Tengkujuh,”. Berangkat dari tulisannya itu, Media ini langsung menanyakan nya melalui sambungan telpon, maupun lewat pesan WhatsApp. Namun sangat di sayangkan, Sang Camat itu tidak mengangkat dan merespon pesan meski telah dibaca.

Baca Juga  Tim GTC 19 Provinsi Lampung Lakukan Monev Ke Lampung Selatan

Tak sampai disitu saja, media ini juga menghubungi Kepala Desa Tengkujuh, Bustami, untuk menanyakan perkembangan pembangunan Dam, serta tujuan kedatangan Camat Kalianda di desanya, yang sempat meninjau lokasi  tersebut. Mengetahui Wartawan cecar pertanyaan pada dirinya, Bustami justru berdalih, bila Kedatangan Camat hanya sekedar meninjau, dan seolah tidak ada masalah yang berarti.

“Hanya ninjau biasa dek, dan kalau urusan bendungan itu, nanti akan kita perbaiki sesuai musyawarah di desa dengan masyarakat. Ada salah satu titik titik yang harus di perbaiki saja,”.ketusnya.

Penulis: Tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here