Beranda Serba-Serbi Kesehatan Walikota Wahdi Sirajuddin, Tingkat Menyebarnya Kasus DBD Sangat Tinggi di Musim Pancaroba

Walikota Wahdi Sirajuddin, Tingkat Menyebarnya Kasus DBD Sangat Tinggi di Musim Pancaroba

0
66
Foto, Walikota Wahdi Sirajuddin, Tingkat Menyebar Kasus DBD Sangat Tinggi di Musim Pancaroba
Foto, Walikota Wahdi Sirajuddin, Tingkat Menyebar Kasus DBD Sangat Tinggi di Musim Pancaroba
Kota Metro-(BK)-  Walikota Wahdi Sirajuddin

mengatakan, tingkat menyebarnya kasus DBD sangat tinggi di musim pancaroba. Oleh karena itu pihaknya meminta masyarakat untuk bersama-sama membantu menanggulangi dan memberantas sarang nyamuk.

“Saya hanya menekankan kepada masyarakat, yang paling penting itu adalah sumber awalnya pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M+ itu yang utama,” kata dia, Rabu, 12 Januari 2022.

Wahdi menyebut, dengan kesadaran masyarakat tentunya bisa memberantas sarang nyamuk yang bisa hidup di air bersih.

“Saya ini sudah lama sekali di Puskesmas, saya dulu hanya pakai Abate saja, dan sudah di uji klinis Abate aman untuk kesehatan bahkan untuk diminum pun tidak apa-apa,” ucapnya.

Baca Juga  Walikota Metro, Meraih Penghargaan KLA Katagori Nindya Menjadi Semangat dan Motivasi

Wahdi khawatir terhadap pemahaman masyarakat akan pelaksanaan fogging, karena fogging itu sangat berbahaya sekali.

“Dulu saya sering berbicara awas loh anak-anak kita, kalau tidak cepat divaksin akan merusak masa depan. Seperti halnya, kasus TB yang masih ada hingga saat ini. Sama halnya dengan kasus DBD, jika tidak ditangani maka bertahun kedepan akan tetap ada,” kata dia.

Dia menjelaskan, walaupun dengan melakukan fogging bisa menanggulangi sebaran nyamuk DBD. Namun, ada dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

“Anda boleh baca, fogging itu sifatnya Toxic loh, racun. Makanya kadangkala di Dinas Kesehatan tidak menyemprotkan karena tidak sembarangan, dan itu yang harus dipahami masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Kasdim 0411/KM Mayor Bagus Menjadi Narasumber Seminar Kebangsaan MPC PP Metro

“Kalau kita melakukan penyemprotan, maka ada dua yang besar sekali akan terjadi, satu Toxic nya pada manusia yang kedua lingkungan kita akan rusak. Itu yang harus betul-betul kita sampaikan kepada masyarakat. Sekarang ini kan kita harus menyampaikan hal yang benar walaupun sakit,”ungkapnya.  (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terimakasih Atas Kunjungan nya.