Tim Jokowi Kerja (Joker) Way Kanan Lakukan Investigasi Penggunaan DD Di Desa Way Pisang, Wow.. Ini Temuannya..!!

0
227

Way Kanan (BK) – Tim Jokowi Kerja (Joker) Kabupaten Way Kanan lakukan Investigasi atas penggunaan Anggaran Dana Desa (DD)di Pekon Way Pisang, Kecamatan Way Tuba Beberapa minggu yang lalu. Hasilnya Tim Joker menyimpulkan bahwa telah terjadi Indikasi Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Kepala Kampung dan Perangkat Kampung Way Pisang. Demikian yang disampaikan Joker pada, Selasa 07/07/2020.

Adapun Indikasi Tindak Pidana yang dilakukan oleh Kepala Kampung menurut Ketua Tim Investigasi Edi Supratman adalah, pertama dalam Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
Pembangunan atau Rehabilitasi/Peningkatan Gedung/Prasarana kantor Desa Tahap I (Pertama) Tahun 2019 dalam Rehabilitasi/Peningkatan Halaman dan Area Parkir Kantor Desa dengan nilai dana
Rp. 41.941.000 (Empat Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Ribu Rupiah), di duga kuat tidak terlaksana atau Fiktif.

Selanjutnya Kata Edi, dalam Pelaksanaan Pengelolaan Perpustakaan Milik Desa (Pengadaan Buku-buku
Bacaan, kemudian Honor Penjaga Perpustakaan dan Taman Bacaan Desa Tahap pertama Tahun 2018
dalam Operasional Perpustakaan/Taman Bacaan/Sanggar Bacaan Lainnya dengan nilai
dana Rp. 13.680.000 (Tiga Belas Juta Enam Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah) di duga kuat tidak terlaksana atau Fiktif juga.

Tidak hanya itu, dalam pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Desa Peningkatan Produksi
Peternakan (Alat Produksi dan Pengolahan Peternakan, Kandang, dll) Tahap II – Tahun
2018 dalam Alat Produksi dan Pengolahan Peternakan dengan nilai Rp. 37.837.500 (Tiga
Puluh Tujuh Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah) di duga kuat tidak terlaksana atau kata lain Fiktif.

Baca Juga  DPO Curas Berhasil Diamankan Pihak Polsek Gunung Labuhan Way Kanan Tanpa Perlawanan NN Kini Diancam 9 Tahun Kurungan..!!

Selain itu pula, Bahwa dalam Pelaksanaan Pembangunan Desa, Dukungan Pendidikan bagi siswa
miskin dan Berprestasi untuk siswa berprestasi dengan nilai Rp. 9.600.000 dan terealisasi Rp.7.200.000, diketahui tidak diberikan kepada siswa, melainkan diberikan kepada perangkat kampung guna mengikuti Program Paket C.

Kepala Kampung Way Pisang saat dikonfirmasi pihak investigasi bersama dengan pewarta justru mengakui bila
hal itu, hanya kesalahan input pada sistem.

Baca Juga  LSM LIPAN Kabupaten Way Kanan Cium Aroma Markup Dana BOS Di SMKN 1 Banjit, Ini Modusnya..!!

Atas dasar temuan saat inveatigasi Joker tersebut, Edi Ketua Tim menginginkan Aparat Penegak Hukum dapat mengusut tuntas dugaan penyelewengan anggaran tersebut, “Kami berharap, agar penegak hukum segera menindak dan memeriksa terkait hal ini, demi tegaknya
hukum dan Undang-undang, karena kami sudah melaporkan hal ini,” pungkas Edi supratman.

Oleh: HERIYADI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here