Terbitnya Surat Edaran Bawaslu Way Kanan Pengaruh Covid 19, Memaksa Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan dan Kampung Kehilangan Honorarium!!

0
714

Way Kanan (BK) – Pandemi Covid 19 terus pengaruhi Hak Hajat orang banyak. Termasuk dampak pada proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Tanah Air, yang dipaksa tertunda hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan.

Walhasil, salah satu contoh tertundanya Pilkada Kabupaten Way Kanan, Lampung. Tidak hanya proses atau tahapannya saja, namun seluruh petugas Ad Hoc yang merupakan bagian dari penyelenggara dan Pengawas turut merasakan dampak ganasnya Pandemi Covid 19 tersebut.

Ketua Bawaslu Waykanan, Yesi Karnain Syah mengungkapkan, jika pihaknya kini terpaksa memberhentikan sementara para petugas Panwascam dan jajaran setingkat dibawahnya, lantaran mengikuti perintah Surat Edaran (SE) dari Bawaslu RI terkait  tentang Penundaan Pengawasan Pilkada 2020.

“Terkait pandemi ini, Bawaslu Way Kanan telah mengeluarkan surat pemberhentian sementara kepada seluruh Panwascam, PPK, dalam rangka menindak lanjuti surat Edaran RI Nomor 0252/k.Bawaslu/PM 00.00/3/2020 .” pungkas Yesi, Kamis (02/04).

Atas dasar SE Bawaslu RI, maka sambung Yesi, Pihaknya pun terpaksa menerbitkan SE No.085/K.LA-11/HK.01.01/III/2020 Perihal Pemberhentian Sementara Panwascam yang berjumlah 42 orang se-Kabupaten Way Kanan. Dan itu berlaku mulai Tanggal 31 Maret 2020.

Baca Juga  Gakkumdu Dan Bawaslu Way Kanan Miliki Waktu 5 Hari Untuk Umumkan Hasil Dugaan Keterlibatan Tiga Oknum Pejabat Yang Terlibat Politik Praktis..!!

” Jadi selama Penundaan ini, maka seluruh Petugas Panwascam tidak akan diberikan Honorarium mulai dari Bulan April(Bulan ini), hingga sampai mereka aktif kembali.
Terkait Honor untuk bulan maret sebelumnya, itu kita akan bayarkan semua, dan saat ini masih dalam proses.” tegas Ketua Bawaslu Way Kanan tersebut, seraya menyebut, bila pihaknya tetap menunggu hingga adanya perintah kembali.

Sementara itu, terkait non aktif nya sementara tugas Panwascam, dibenarkan oleh Ketua Panwascam Blambangan Umpu, Eko Prasetyo. Dirinya dan Panwascam lain mengaku legowo atas terbitnya SE Bawaslu, dirinya juga berharap, agar masalah Covid 19 dapat segera selesai.

Eko juga mengaku, bahwa mereka tidak mendapatkan apa apa selama penundaan ini, dan berharap Virus ini segera berakhir. “Selama penundaan kami tidak lagi menerima honorarium, baik Panwascam maupun PKD. Sekali lagi kami legowo dan berharap agar Corona ini segera berakhir” harapnya.

Baca Juga  Target 60 Persen Suara Siap Di Raraup Arjuna Untuk Way Kanan Dengan Nomor Urut 1 Tersebut..!!

Sementara itu, Andre selaku PKD dari kampung Negeribatin juga mengungkapkan hal serupa. Dengan dinonaktifkannya sebagai penyelenggara ad-hoc di tingkat kampung, dirinya terpaksa pasrah dan ikut saja putusan tersebut .

“Ya mau gimana lagi,, kalau penundaan itu keputusan terbaik, ya saya ikuti. Sebab tidak hanya Bawaslu, KPU juga menunda masa kerja PPK-nya kok. Artinya kita mesti sama-sama berbesar hati dan sama-sama mendoakan agar situasi Corona ini lekas selesai. Sehingga saat situasi sudah benar-benar pulih, tahapan pemilihan kepala daerah di Way Kanan, bisa dilanjutkan kembali. kata Andre.(R Mulia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here