PLN Di Nilai Semena Mena Gunakan Tanah Warga,Pasang Tiang Listrik

0
177

 

 

TULANG BAWANG – BERITA KHARISMA.COM – Pemasangan tiang listrik di jalan lintas timur belakang gedung DPRD kecamatan menggala selatan kelurahan ujung gunung ilir kabupaten tulangbawang

Menuai Perotes yantoni warga setempat  mengatakan pengadaan tanah untuk kepentingan umum diatur dalam UU 2/2012.

Menurut dia, penanaman tiang listrik milik PLN masuk kategori pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

‎”Oleh karena itu, PLN tak bisa semena-mena asal main tanam atau mendirikan tiang listrik di lahan milik warga,” kata Yantoni, yang juga merupakan Redaksi media Tipikor Kerminal invitigasi , kamis(2/5).

Disampaikan, jika lahan yang hendak ditanami tiang listrik adalah lahan pribadi milik warga, harusnya PLN terlebih dahulu berembug dengan pemilik lahan. Idealnya, memang ada kompensasi terhadap sang pemilik lahan.

Baca Juga  Bupati Tuba Ada Kan Lomba kegiatan PKK Tingkat Provinsi Lampung,Sesuai Arahan Presiden Ir, JokoWi

“Jika merasa dirugikan, pemilik lahan bisa meminta ganti rugi atau kompensasi. Kompensasinya seperti apa, bisa dimusyawarahkan terlebih dahulu,” ucapnya.

Jika telah ada kesepakatan, ‎PLN bisa menggunakan lahan milik warga untuk mendirikan tiang listrik. Sebaliknya, jika tanpa ada kesepakatan, dan PLN tetap memaksakan mendirikan tiang listrik di lahan milik pribadi warga, maka hal itu dapat dipidanakan, dengan dalih penyerebotan.

Baca Juga  Mensos: Transformasi Cepatnya Inovasi Teknologi Dengan Program Kesejahteraan Sosial

“Menyerobot lahan atau pekarangan orang itu termasuk pidana. Lain hal, jika lahan yang menjadi tempat penanaman tiang listrik itu daerah milik jalan, maka itu urusan PLN dengan pemerintah setempat,” tandasnya.
Sampai berita ini diturunkan, Manajer PLN Rayon menggala atau pihak rekanan pemenang tender PLN kabupaten tulang belum bisa dikonfirmasi karena tidak pernah ada ditempat.(edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here