Pemakaman Umum Desa Padomasan Bikin Takut Warga, Kata Paranormal: Korban Covid 19 Yang Lupa Dibuka Tali Pocongnya..!!

0
484

JEMBER – Jatim (BK). Pemerintah Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, benar benar di buat gusar atas issue adanya penampakan makhluk astral, yang di duga sebagai bentuk pocong. Hal itu di buktikan oleh keseriusan pihak pemerintahan desa dengan mendatangkan ahli spiritual asal Kabupaten Banyuwangi untuk mengatasi issue yang betul betul telah membuat warga di desa nya resah serta takut untuk keluar malam. Kamis malam Jumat legi 14 Januari 2021 sekitar pukul 21.30 wib di rasa sebagai hari yang tepat untuk di adakanya sebuah ritual di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat, dengan tujuan untuk mengusir teror hantu yang diduga kerap bermunculan.

Dengan di kawal ketat aparat kepolisian dari Mapolsek Jombang, Resort Jember, ritual dilakukan di makam yang diduga menjadi biang keladi hantu pocong yang berkeliaran.

Baca Juga  Ih Sereeem..!! Benarkah Penampakan Makhluk Astral Di Desa Padomasan, Jombang Jember Itu Ada, Berikut Kesaksian Warga..!!

Seorang warga Padomasan Ahmad (26) menyatakan, ritual yang dilakukan paranormal ini untuk menanggulangi teror hantu pocong yang kerap muncul. Berdasarkan informasi dari paranormal yang melakukan ritual, Ahmad menyebut teror hantu pocong ini diduga berasal dari salah seorang jenazah pasien Covid-19 yang belum dilepas tali pocong kain kafannya.

” Tadi saya sempat dengar dari paranormal tersebut ketika melakukan ritual selamatan, mengatakan jika ada tiga makam yang memang ada dugaan kuat menjadi biang penampakan pocong, dan yang paling sering muncul adalah kuburan yang disinyalir masih baru “. tutur Ahmad.

Dirinya menambahkan, masih menurut penuturan dari paranormal itu, setelah ritual di tengah malam nanti, Kemungkinan besar teror penampakan pocong ini bisa dihentikan.

Baca Juga  Ih Sereeem..!! Benarkah Penampakan Makhluk Astral Di Desa Padomasan, Jombang Jember Itu Ada, Berikut Kesaksian Warga..!!

Sementara itu, Kepala Desa Padomasan Trimanto (60) menjelaskan, ritual ini merupakan upaya terakhir untuk menyelamatkan warganya dari teror dugaan hantu pocong. Karena teror tersebut telah membuat warganya takut beraktivitas apalagi saat malam hari.

” Agar pocong itu benar – benar tidak ada lagi dan issue apapun tentang mahluk astral tidak beredar lagi “. tegas Trimanto saat ditanya mengenai alasan pelaksanaan ritual tersebut.

” Ini untuk memberi rasa aman dan nyaman atas issue penampakan pocong tersebut, karena dengan munculnya issue pocong, warga sempat takut terutama para pedagang pasar yang melintas pada saat malam hari dikawasan makam umum tersebut “. tandas Trimanto.

Oleh: D. Purwanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here