Pelopor WPR, Riswan Mura: Tidak Ada Kata – Kata Sembako Mahal Bila Gunakan Konsep Yang Saya Miliki..!!

0
126

Bandar Lampung (BK) – Riswan Mura Pelopor Warung Pro Rakyat (WPR), terus gencar sosialisasi kan tentang konsep jitu management semobako murah hingga menurunkan harga beras mencapai 1.500/Kg. Kini ia terangkan konsep jitu tersebut di daerah kota bandar lampung, tepatnya di markas besar DPC Geram Banten Indonesia pada, Senin (05/10/20).

Konsep management tersebut di sambut baik Erna Wati, selaku ketua DPC Bandar Lampung, Geram Banten indonesia, yang mengapresiasi atas konsep yang di sampaikan Riswan, yang menurutnya taktik dagang yang disampaikan sangat efisien untuk membantu ekonomi masyarakat, apa lagi di tengah Pandemi mengingat harga sembako yang tetap tinggi, sedangkan sumber pendapatan ekonomi masyarakat menurun.

Baca Juga  Warung Pro Rakyat (WPR) Di Kabupaten Tulang Bawang Akan Gelar Pasar Murah, Ingat Catat Hari Dan Tanggalnya ya..!!

“Konsep manajemen ini sangat efisien, hal ini sangat di butuhkan masyarakat , karena sehari masyarakat sangat membutuhkan sembako , sekarang kita lihat semua sembako harga masih tinggi sedangkan pendapatan masyarakat menurun apa lagi di tengah Pandemi,ini harga beras hanya Rp.15.000 dapat 10 kg” Ujar Ernawati

Selain itu Erna berharap, konsep ini kedepan bisa di terima masyarakat kota Bandar Lampung, dikarenakan konsep ini sangat membantu masyarakat.

“Saya siap kenalkan konsep ini untuk masyarakat kota Bandar Lampung,dan saya berharap masyarakat dapat sambut baik agar kedepan perekonomian khususnya sembako murah dapat didapat di kota Bandar Lampung”Harap Erna Usai mendengar Sosialisasi Riswanmura.

Baca Juga  Warung Pro Rakyat (WPR) Di Kabupaten Tulang Bawang Akan Gelar Pasar Murah, Ingat Catat Hari Dan Tanggalnya ya..!!

Riswanmura Juga berharap, Konsep tersebut agar dapat di terima di tengah masyarakat kota Bandar Lampung di karenakan menurutnya masyarakat harus bangkit dari keterpurukan ekonomi dan dirinya merasa terpanggil menjwab tantangan sembako mahal.

“Semoga konsep yang saya bangun mampu di terima dengan baik oleh masyarakat Bandar Lampung, karena saya punya cita-cita, agar kedepan ekonomi masyarakat terus bangkit dan tidak ada lagi kata-kata sembako mahal, saya dengan konsep ini hanya menjawab tantangan sembako mahal”Pungkasnya.

Oleh: Tim/Rls.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here