LSM LIPAN Kabupaten Way Kanan Cium Aroma Markup Dana BOS Di SMKN 1 Banjit, Ini Modusnya..!!

0
313

Way Kanan (BK) –  LSM Lipan ungkap adanya Dugaan Markup Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terjadi di SMK Negeri 1 Banjit, Way Kanan. Menurut Lipan Markup terjadi dari tahun 2018 – 2020. Hal tersebut diduga dilakukan untuk memperkaya diri atau mendapatkan dana lebih besar dari jumlah murid yang ada di sekolah tersebut. Demikian yang dikatakan Sekretaris Lipan Way Kanan, Zulfikri pada Minggu(27/09/2020).

Menurut sumber data yang dapat dipercaya kata Zulfikri, pada tahun 2018, jumlah siswa SMK Negeri 1 tersebut adalah 769 siswa, sementara di tahun 2019 adalah 781 siswa. Pada tahun 2018 siswa kelas 10 berjumlah 289, siswa kelas 11 berjumlah 268 siswa, kelas 12 berjumlah 212, jika di total ada 769 siswa. “Maka di tahun 2018 siswa kelas 10 yang naik ke kelas 11 hilang 8 siswa, siswa kelas 11 yang naik ke kelas 12 yang jumlah nya 268 hilang 24 siswa, ” Kata Sekretaris LSM Lipan Way Kanan tersebut berdasar dari sumber yang dirinya temui.

Baca Juga  Tim Jokowi Kerja (Joker) Way Kanan Lakukan Investigasi Penggunaan DD Di Desa Way Pisang, Wow.. Ini Temuannya..!!

Sementara itu, di tahun 2019, jumlah siswa kelas 10 berjumlah 256, naik ke kelas 11, menjadi 230, siswa kelas 11 naik ke kelas 12 dari jumlah 281 menjadi 255. ” Kuat dugaan saya pada tahun 2019 ke 2020 terjadi mark up siswa 52 siswa dengan nominal uang, 83.200.000,” Papar zulfikri.

Dari hasil investigasi di lapangan sambung Zulfikri, di duga kuat adanya faktor ke sengajaan yang di buat oleh oknum dari pihak Sekolah SMK Negeri 1 banjit untuk mencari keuntuan pribadi. “Yang seolah – olah di buat siswa yang hilang tersebut pindah atau mengundurkan diri dari sekolah,”.kata Dia.

Baca Juga  IWO Way Kanan Sambangi Kantor Kejaksaan Negeri, Ini Tujuannya!!

“Maka dari itu, saya selaku Sekretaris Lembaga Independent Pemantau Anggaran Negara LIPAN Way Kanan meminta kepada inspektorat provinsi lampung dan penegak hukum baik kepolisian kejaksaan untuk memeriksa, Kepala Sekolah Smkn way kanan mulai tahun 2018 hingga tahu 2020 untuk memeriksa adanya dugaan – dugaan tersebut. “harapnya.

Oleh: Heriyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here