Lantaran Orang Tuanya Sakit, Winarti Diduga Manfaatkan Fasilitas RSUD Menggala Untuk Kepentingan Pribadi Dan Akhirnya Viral Di Facebook

0
2152

TULANG BAWANG (BK) — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala Kabupaten Tulang Bawang sempat jadi Viral di Media Sosial Facebook (FB). Viralnya RSUD Plat Merah itu, lantaran adanya  unggahan salah satu pengguna akun atas nama Siti Zahara yang berbagi informasi terkait adanya dugaan Sterilisasi seluruh Ruang Paviliun dan hanya khusus ditempati oleh Satu Pasien saja, yakni Orang Tua Dari Bupati Tulang Bawang, Winarti yang tengah Sakit dan Dirawat di RSUD tersebut.

Dugaan itu diperkuat dengan adanya publikasi pemberitaan di sejumlah Media online yang sempat memberitakan kunjungan Winarti ke RSUD Plat Merah itu pada, Selasa(02/06/2020).

”Begitu hebatnya orang tua sakit, semua ruangan vaviliun RSUD Menggala di sterilkan, tidak boleh satu pasienpun yang masuk. Yang jadi pertanyaan, apakah orang tuanya kena penyakit menular yang sangat membahayakan atau karena orang tua dari Bupati. sangat disayangkan, seorang Bupati yang tidak berpihak kepada rakyat, hanya karena orang tuanya sakit, masyarakat yang sakit, seharusnya dirawat di ruangan vaviliun, tidak di izinkan satupun pasien yang masuk diruangan itu.” setidaknya demikian isi dinding branda akun FB yang diberi nama Siti Zahara itu.

Baca Juga  Manajemen Media Global Group (MGG) Turut Berbagi Kepada PMKS Di Kecamatan Menggala Tuba

Viralnya polemik tersebut membuat Plt.direktur RSUD Menggala Dr.Lukman Pura,membenarkan bahwa orang tua ibu winarti memang benar di rawat di RSUD Menggala.

Namun hal tersebut ,Dokter lukman membantah soal penolakan pasien lain yang hendak dirawat diruangan paviliun, bahwa dokter lukman tidak pernah mengeluarkan perintah sterilisasi skala besar seperti pengosongan ruangan maupun rumah sakit, dikarenakan dirinya hanya melakukan steril ruangan dikarenakan sebelumnya ada pasien yang di rawat di ruanga paviliun.

“saya tidak pernah mengeluarkan perintah itu, mungkin ada salah persepsi, di karena kan setiap ruangan di rumah sakit, setiap di tinggal pasien maka harus di lakukan sterilisasi ruangan, dan memang sedikit memakan waktu dan saya tidak ada instruksi untuk sterilisasi skala besar, apalagi mengosongkan ruangan maupun rumah sakit. Buktinya saya lihat kok paviliun ini penuh” kata Lukman Pura, di Aula RSUD Menggala, Selasa (02/06/20).

Di waktu yang sama, dalam ruangan Aula Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Fathoni, juga menepis tentang tudingan pengosongan Rumah sakit, dan ia membantah pemberian ruang khusus terhadap orang tua bupati tulang bawang.

Baca Juga  DPRD Tulang Bawang Gelar Rapat Paripurna Dan Penandatanganan Kesepahaman Prihal Rancang Tatib Dewan

“Apa yang disampaikan oleh Dokter Lukman tadi, tentang pelayanan kesehatan memang harus mempunyai standar sterilisasi ruangan dan ekslusif pelayanan, tidak ada perbedaan dalam hal ini, bukan masalah Ia orang tua dari bupati Tulang Bawang atau bukan, tetapi kami mempunyai standarisasi dari pihak rumah sakit yang memberikan perlakuan yang sama, karna sifatnya menangani pasien” ucap Fathoni, Kadis kesehatan tuba di ruangan yang sama.

Selain itu Fathoni juga bersumpah bahwa bupati tulang bawang tidak pernah perintahkan dirinya untuk menyiapkan ruangan khusus maupun perintah lainnya.

“Dan saya bersumpah atas nama Allah, bahwa tidak ada pesan dari ibu Bupati sebelumnya kepada saya, untuk mengkondisikan kepada seluruh jajaran Rumah Sakit untuk mempersiapkan kamar khusus”kata Fathoni.

(Tim MGG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here