IWO Sumsel Minta Aparat Kepolisian Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Terhadap Wartawan Di Kab. Banyu Asin

0
120

Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Selatan Minta Kepolisan Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Terhadap Wartawan Di Banyuasin.

 

Sumatera Selatan(BK) – Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Selatan desak Jajaran Penegak Hukum, dalam hal ini pihak Kepolisian, untuk segera mengusut dan menangkap sekelompok orang yang diduga dari pihak keamanan (PK) PT. Lintang, yang bergerak di bidang Pertambangan di Kabupaten Banyu Asin.

Pasalnya, sekelompok orang dari Pihak Keamanan PT. Lintang tersebut, telah bertindak secara ‘Biadab dan brutal’, dengan menabrak perahu dan langsung melakukan pengeroyokan kepada seorang wartawan dari media Online yang tengah bertugas. Kedzoliman ini terjadi saat Wartawan itu sedang melakukan peliputan pada, Minggu (8/03).

Ketua IWO Sumsel, Sonny Kushardian mengatakan, pihaknya sangat mengecam adanya aksi kekerasan dan pengeroyokan yang di nilai sangat biadab terhadap Deni Irawan (ir) salah satu wartawan dari media online adaberitanet.com yang sedang melakukan peliputan, atas adanya penambangan pasir di Desa Lebung dan Rantau Harapan, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.

Deni Irawan sendiri, tengah melakukan liputan investigasi atas adanya keluhan masyarakat yang tinggal di sekitar area Tambang, sebab, selama Dua tahun beroperasi, Perusahaan tersebut dirasa sangat merugikan Masyarakat.

“Kami menuntut pihak Kepolisian bisa bekerja optimal, untuk menciptakan rasa aman pada warga Banyuasin, utamanya kalangan jurnalis, karena dalam melaksanakan tugasnya wartawan dilindungi hukum, Yakni UU no 40 Tahun 1999. Jadi untuk itu, kita meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap wartawan dan mengusut tuntas atas kejadian tersebut, bila tidak mampu, kami secara terbuka akan menyatakan mosi tidak percaya pada Kapolda Sumsel,” ujar Sonny.

Baca Juga  Wartawan Online Dikeroyok Penjaga Tambang PT LINTANG, Ketum IWO Tuntut Keadilan!!!

Ditambahkan Sonny, Pihaknya saat ini akan membentuk tim investigasi, dan segera melakukan pendampingan hukum terkait kejadian tersebut, karena Wartawan yang menjadi korban, Deni Irawan saat ini tercatat sebagai anggota IWO di Sumsel.

“Karena Deni Irawan (Korban) juga tercatat sebagai salah satu anggota IWO di Sumsel, maka kita melalu Biro Hukum IWO Sumsel, akan segera melakukan pendampingan Hukum terhadap yang bersangkutan.” tegasnya.

Kejadian bermula saat Deni Irawan (ir) salah satu wartawan dari media adaberitanet.com sedang melakukan peliputan dilokasi penambangan pasir di Desa Lebung dan Rantau Harapan Kecamatan Rantau Bayur Kab. Banyuasin. Guna melakukan investigasi terkait adanya keluhan masyarakat hampir dua tahun penambangan pasir di desa itu, namun tidak jelas kontribusinya seperti apa kemasyarakat.

“Menindaklanjuti keluhan masyarakat Desa Lebung, terkait adanya aktifitas penambangan pasir yang hampir dua tahun ini berlangsung, tidak jelas kemana kontribusinya, namun setibanya di dusun gemanpo, Desa Rantau harapan saat sedang mengambil gambar dari atas perahu, datang Speedboat dengan kecepatan tinggi menabrak perahu yang saya naiki,” kata Korban Deni Irawan ketika dibincangi awak media, Minggu (8/3/2020).

Baca Juga  Wartawan Online Dikeroyok Penjaga Tambang PT LINTANG, Ketum IWO Tuntut Keadilan!!!

Akibat benturan dengan Speedboat tersebut sambung Irawan, dirinya langsung terpental ke sungai, untung handphone tidak terlepas dari tangan, tidak cukup disitu pelaku lebih kurang enam orang tersebut, secara biadab dan membabi buta langsung mengeroyok dan langsung memukul, menendang berkali kali.

“Saya berusaha berpegangan di ujung perahu, melihat saya masih memegang Handphone (Hp), beberapa pelaku langsung memukul dengan mengunakan besi behel bergagang bambu berkali – kali ke tangan kiri saya, sampai Hp saya terlepas masuk ke dalam sungai,” kata Irawan sambil meringis kesakitan seusai di lakukan penanganan medis di klinik Revalisa pangkalan balai.

Atas kejadian tersebut Irawan mengalami luka robek jari tangan sebelah kiri, memar di bagian kepala, dan dirasa ngilu di bagian bahu sebelah kiri. Atas pengeroyokan itu, Dirinya mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke SPK Mapolres Banyuasin, seraya berharap para pelakunya dapat ditindak tegas sesuai aturan perundang undangan yang berlaku.
(Red/ Rilis IWO Sumsel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here