Berangkat Dari Pendidik, Umi Rina Siap Membangun Way Kanan Melanjutkan Kepemimpinan Suami..!!

0
579

Way Kanan (BK) – Menelisik kehidupan Dr Hj. Rina Marlina Bustami, tentunya akan membawa kita kepada figur yang sangat low profil, bersahaja dan dekat dengan kalangan masyarakat disegala kasta dalam pranata sosial, tidak pernah membeda bedakan satu dengan lain.

Jenjang pendidikan yang ditempuh, telah menobatkan dirinya sebagai sosok pendidik yang ulet dan penuh kharisma bagi para anak didik maupun mahasiswa, yang mampu membawa perubahan para generasi penerus bangsa ini.

Untuk wilayah kabupaten Way Kanan, bagi Rina Marlina bukan merupakan daerah yang baru dikenalnya, namun telah menjadi ikatan batin yang tidak dapat dipisahkan, sehingga keinginan kuat untuk mengabdikan dirinya sangat besar dalam membangun Way Kanan.

10 tahun bukan waktu yang singkat, itu telah dijalani nya, saat Rina Marlina mendampingi Hi. Bustami Zainudin sang suami saat menjadi salah seorang pemimpin di Way Kanan ini, 5 tahun mendampingi Bustami Zainudin sebagai Wakil Bupati periode 2005 – 2010, dan menjadi Bupati pada Priode 2010 – 2015. Tentunya wilayah Way Kanan tidak asing baginya.

Demikian dengan masyarakat Way Kanan, tentunya tidak asing bagi mereka, baik dari tingkat sekolah, pengajian maupun di lingkungan akademisi maupun birokrasi. Rina Marlina yang sangat akrab dipanggil Umi Rina, dikenal masyarakat sangat rendah hati, dan selalu menyempatkan dirinya untuk bersama dengan masyarakat, maka tidak heran bila dilingkungan pengajian, Umi Rina sangat dominan sekali keberadaannya.

Tidak heran, bila ditahun 2020 ini banyak masyarakat yang menghendaki dirinya untuk ambil bagian di Pilkada Way Kanan 2020, masyarakat banyak yang mendorong dirinya untuk ikut dalam kontestasi tersebut. Karena masyarakat ingin selalu dekat dengan sosok Umy Rina. Mereka ingin Umi Rina membangun Way Kanan lebih baik kedepannya.

Untuk itu, kalangan ibu – ibu yang tergabung dalam majelis ta’lim, dan organisasi wanita lainnya, mengusulkan dan meminta kesediaan Umi Rina untuk maju dalam Pilkada serentak, baik sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati, dan mereka siap untuk memenangkan dalam Pilkada mendatang.

Pertimbangan mereka, dunia pendidikan saat ini di Way Kanan telah mengalami kemunduran dibidang akademisnya, karena yang diutamakan oleh pejabat adalah pembangunan infrastrukturnya bukan pendidikannya, karena mereka hanya ingin mengeruk keuntungan pribadi, dan kelompoknya.

Sebagai seorang pendidik, tentunya Umi Rina akan mementingkan dunia pendidikan dan akan membangun ke arah yang lebih baik, guna meningkatkan SDM yang mumpuni bagi generasi penerus. Seperti di jaman kepemimpinan Bustami Zainudin sebagai Bupati Way Kanan, telah memberikan bea siswa pendidikan di D3 Pertanian di Unila, kepada anak-anak Way Kanan yang berasal dari keluarga yang kurang mampu, hal ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program Way Kanan Bumi Petani, jauh sebelum pemerintah pusat memberikan program KIP kuliah, Way Kanan telah berani membuat program tersebut.

Program ini sangat dirasa oleh masyarakat, namun sejak Bustami Zainudin lengser, lengser juga program ini, dan para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu kala itu, dilanjutkan dengan pembiayaan mandiri oleh orang tua.

Dengan semboyan mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat Way Kanan, tentunya Umi Rina telah memiliki berbagai program pembangunan, khususnya dibidang pendidikan, sehingga pendidikan di Way Kanan memiliki kualitas yang dapat dibanggakan oleh anak didik, orangtua, maupun pemerintah.

“Semoga dengan kehadiran Umi Rina di Pilkada Desember mendatang, telah membawa angin segar untuk melaksanakan perubahan ke arah yang lebih baik bagi kabupaten Way Kanan, Bumi Ramik Ragom yang sama- sama kita cintai,” ujar Fatimah.

Oleh: Heriyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here