Pemkab Way Kanan Terbitkan Surat Edaran Prihal Santunan Kematian, Ini Syaratnya..!!

0
897

Way Kanan(BK) – Sekda Waykanan, Saipul
terbitkan Surat Edaran (SE) tentang penetapan pemberian uang santunan kematian bagi penduduk Kabupaten Way Kanan 2020 melalui surat Nomor 900/51/V.03-WK/2020, tertanggal 10 maret 2020 dan di tujukan Untuk camat, lurah dan kepala kampung untuk diketahui.

Sesuai dengan peraturan menteri dalam Negeri Nomor 123 tahun 2018 tentang perubahan ke empat atas peraturan menteri dalam negeri nomor 32 tahun 2011, tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari anggaran dan pendapatan belanja daerah.

Dan diperkuat pula oleh Peraturan bupati ( Perbub)Way Kanan Nomer 21 tahun 2014 pasal 8, Tentang Tata cara Penetapan Pemberian uang Santunan Kematian atas meninggal dunia bagi penduduk kabupaten waykanan( Non ASN).

Serta Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Way Kanan nomor 9 tahun 2019, tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020.

Baca Juga  Pemkab Way Kanan Siapkan Sejumlah Langkah Antisipasi Covid 19

Saat di hubungi melalui pesan whatsApp, Saipul membenarkan, bila dirinya menandatangani SE tersebut. Menurutnya SE dikeluarkan dalam rangka melanjutkan program Kerja Bupati dan sebagai membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Program ini sudah sejak awal pak bupati menjabat, ini sudah tahun ke 4, kalau bupati sblm nya saya gak faham apa ada atau tidak, tujuannya membantu masyarakat yg kurang mampu dalam rangka mengurus keluarga yg terkena musibah meninggal dunia” ujar Saipul memalui pesan WhatsApp, (12/3).

Adapun persyaratan untuk menerima bantuan santunan dana kematian bagi masyarakat waykanan senilai 1.000.000 (satu juta rupiah) dan diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu, yakni dengan dengan melengkapi beberapa dokumen.

Antaranya, meminta surat kematian asli yang di keluarkan oleh kepala kampung dan diketahui oleh camat/sekretariat setempat sebanyak 2 rangkap,
surat keterangan Ahli waris asli,
Melengkapi akte kelahiran bagi penduduk yang berumur 0-16 tahun yang di keluarkan oleh disdukcapil, surat keterangan lahir bagi 0 tahun (langsung meninggal) dikeluarkan oleh rumah sakit setempat dan diketahui kepala kelurahan dan telah di daftarkan sebgai anggota keluarga.

Baca Juga  Lakalantas Tunggal Terjadi Di Simpang V Blambangan, Way Kanan

Selanjutnya KTP bagi almarhum yang berumur 17 atau lebih, legalisir KK lama/baru dan akte kematian oleh disdukcapil, serta membawa
serta Surat keterangan kematian Dan surat keterangan ahli waris ditandatangangi lurah.

Pengajuan Selambat lambatnya Tiga bulan setelah kematian, dan dokumen harus dibawa langsung oleh ahli waris.(R. Mulia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here