Demi Terwujudnya Desa Tangguh,Ini Pesan Babinsa Desa Suci

0
84

Beritakharisma.com, Wonogiri – Bertempat di balai Desa Suci, Kec. Pracimantoro, telah berlangsung kegiatan Pelatihan Relawan (Destana) bersama dinas BPBD dan PMI Kab Wonogiri yang diikuti puluhan orang. Senin (11/11/2019).

Hadir dalam kegiatan terssebut BPBD Kab Wonogiri Suharto, PMI Kab. Wonogirionogiri Darmawan, Babinsa Desa Suci Koramil 13/Pracimantoro Serda Samsu Ashar, Kepala desa Suci ( bpk Wawan Manfaato S.Sos, Relawan Destana Desa Suci.antara lain perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan relawan.

Sambutan kepala Desa Suci Wawan Manfaato, Saya sudah mengagendakan kegiatan ini masuk dalam musrenbangdes dengan anggaran 20 juta. 15 juta untuk dana tanggap bencana dan 5 juta untuk pelatihan. Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancer.

Sambutan Babinsa desa Suci Serda Samsu, saya mendorong dan memotivasi terwujudnya masyarakat desa yang tangguh, tanggap menghadapi bencana, lebih terarah,terencana, terpadu dan terkoordinasi.

Baca Juga  Lebih Dekat Dengan Warga, Disela Karya Bakti Babinsa Ronggojati Sempatkan Komsos

Relawan senantiasa mengedepankan koordinasi dan sinkronisasi dengan berbahai pihak terkait, apalagi bencana tidak pernah akan diketahui mulainya dan kapan berakhirnya.relawan harus ikhlas dan berjiwa kemanusiaan paling tidak dapat membantu dan mengurangi beban warga yang terkena bencana.

Inti materi yang di sampaikan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah antara lain, Tiga pilar, Pemerintah, Masyarakat (sipil), Dunia Usaha

Indikator desa/kelurahan tangguh bencana berdasarkan peraturan kabupaten no 1 tahun 2012 ada 20 item meliputi. Kebijakan pemerintah di desa/kelurahan tentang PB/PRB. Rencana penanggulangan bencana,rencana aksi komunitas, Rencana kontijensi, Forum PRB. Relawan penanggulangan bencana, Kerjasama antar pelaku dan wilayah, Dana tanggab darurat, Dana untuk PRB, Pelatihan untuk pemerintah desa, Pelatihan untuk tim relawan, Pelatihan untuk warga desa

Pelibatan/partisipasi warga desa, Pelibatan perempuan dalam tim relawa, Peta dan analisa resiko, Peta dan jalur evakuasi serta tempat pengungsian, Sistim peringatan dini, Pelaksanaan mitigasi struktural ( fisik), Pola ketahanan ekonomi untuk mengurangi kerentanan masyarakat, Perlindungan kesehatan kepada kelompok rentan. Pengelolaan sumber daya alam( SDA ) untuk PRB dan Perlindungan aset produktif utama masyarakat.

Baca Juga  TNI Bagikan Ratusan Kotak Nasi Jelang Berbuka Puasa

Sambutan dari PMI kab wonogiri, Pengurangan resiko fisik secara berkala,melindungi masyarakat, khususnya desa suci dr ancaman bencana,meningkatkan dan peran serta relawan dalam penanggulangan bencana.

Meningkatkan kapasitas relawan sehingga dapat terkordinasi dalam melakukan tindakan pertolongan dan penyelamatan korban bencana, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan relawan dalam penyelamatan korban bencana. (Pendim 0728/Wng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here